Skip to main content

Pada: Pejuang 'Suara Pergerakan'


Di harumnya kesturi,
Pada sepanjang jalan juang yang kau lalui,
Menapak jejak wangi yang kau tinggal pergi,
Bertabur cahaya kebaikan dari bintang yang tinggi.

Kini jasadmu melabuh ke bumi,
Bersama air mata dan doa-doa mengiringi.
Kini Ruh-mu terbang ke langit tinggi,
Menjumpa rabb yang engkau rindu dan cintai.

Maka saksikanlah,
'Suara Pergerakan'-mu akan terus menggema;
di dada para pemuda,
di jiwa para penggawa,
di hati pengibar panji suci,
dalam derap langkah yang tak pernah menyerah.

--

Salam takzim untukmu, Ustadz Taufik Ridho, Lc.
Semoga Allah memberikan tempat terbaik untuk peristirahatanmu.
Mengalirkan pahala tak terputus sebagai buah dari bakti dan pengorbananmu.

اِنَّا لِلَّهِ وَاِنَّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

sumber gambar: http://kabmagelang.pks.id/

Comments

Popular posts from this blog

Berburu Seru di Taman Kupu-kupu

Di hari Kamis, tepat di libur Hari Raya Waisak pekan kemarin, kami menjadwalkan untuk berkumpul. Atas usul rekan kami, Heny Dwi Sari, kami sepakat untuk mengunjungi Taman Kupu-Kupu Gita Persada. Sebuah kawasan konservasi kupu-kupu yang berlokasi di daerah Kemiling. Taman ini sendiri digagas oleh pasangan Ir. Anshori Djausal, M.T., sosok arsitek, dosen, seniman, juga pemerhati lingkungan, dan Dr. Herawati Soekardi, seorang ahli Biologi yang meraih gelar doktor dari Institut Teknologi Bandung. Nama "Gita" yang disematkan pada nama taman ini sendiri berasal dari nama anak ke-3-nya, Gita Paramita Djausal, yang kini menjadi dosen di jurusan Hubungan Internasional Universitas Lampung. 
Perjalanan kami diawali dengan berkendara motor dari rumah masing-masing. Berkumpul di rumah Heny, lalu menuju lokasi. Untuk mencapai taman ini tidak terlalu sulit rasanya. Karena jalan yang menuju tempatnya tidak banyak percabangan. Bisa melalui arah Telukbetung melewati area Wira Garden atau dari…

Selamat Atas Pelantikannya, Mas Guruh!

Siang itu, bersama beberapa teman PNS Pemprov Lampung formasi tahun 2014, kami berencana menjenguk istri salah satu rekan kami yang baru saja melahirkan. Setelah telepon kesana-kemari, jemput sana-sini, akhirnya berkumpul dan berangkatlah rombongan kecil itu berkendara satu mobil dan satu motor, menuju lokasi RSIA Puri Betik Hati.
Perkenalkan, dari sebelah kiri: si gesit nan enerjik, salah satu peraih nilai terbaik saat Diklat Prajab angkatan kami, Yuana Yulita (calon Kadis Pariwisata), selanjutnya yang memegang air mineral di tangan kiri, si pengabadi memori, yang selalu setia dengan hape eLGi-nya, Bika Anjaswari (calon Kaban PBD), kemudian pemilik senyum paling sumringah di dalam foto ini, perempuan paruh baya dengan kemampuan "the sixth sense", Wahyu Kusuma Madiarti (calon Kadis Kesehatan).
Di bagian belakang, ada abang kami yang baik hati, yang suka wara-wiri antar jemput sana-sini, Rendra Setiawan (calon Karo Keuangan), lalu si 'koko' dari Wonosari, yang tahu sega…

Menjadi Petugas Upacara Hingga Pemain 'Meteor Garden versi PNS'

Yap. Untuk pertama kalinya, semenjak duduk di bangku Sekolah Dasar, kembali menjadi petugas upacara. Saat SD dulu pernah menjadi pembaca Pancasila sampai sebagai pemimpin upacara. Tapi itu dulu. Sudah lama sekali. Hingga tibalah di akhir Desember lalu, Biro kami dijadwalkan menjadi petugas upacara mingguan di lingkungan Pemprov Lampung.

Setelah penunjukan masing-masing petugas melalui SPT Kepala Biro, latihan kami lakukan di hari Jumat pekan lalu. Dua kali, pagi dan sore. Seusai senam mingguan dan dilanjutkan sepulang kerja. Rekan saya, Felix 'koko' Aji Prabowo ditugaskan sebagai pembaca Panca Prasetya Korpri, sedangkan saya sendiri sebagai petugas pengibar bendera.

Saat memulai latihan itu, ternyata tak semudah yang saya bayangkan. Sebagai pasukan pengibar, saya menempati posisi di tengah yang bertugas sebagai pembawa bendera. Jujur, kurang pede, karena pengalaman yang sangat minim. Sedangkan dua rekan pengibar bendera lainnya berasal dari Satpol PP dan alumni IPDN. Jelas sa…
arifbudiman.penulis@gmail.com