Skip to main content

Malam Tahun Baru Bersama Ustadz Abdul Somad

Malam Tahun Baru Bersama Ustadz Abdul Somad


Malam Tahun Baru Bersama Ustadz Abdul Somad – Malam Tahun Baru 2018 ini pastinya banyak dinanti oleh masyarakat dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Tentu banyak acara yang sudah direncanakan jauh hari oleh masing-masing kita.

Apakah itu mengikuti acara di luar rumah dengan berbagai macam tawaran menariknya, atau berkumpul bersama keluarga sembari saling bercengkerama dan bercerita. 

Hotel, restoran, kafe, mall, termasuk tempat wisata tentu sudah berlomba-lomba untuk menyuguhkan acara spektakuler menyongsong pergantian tahun 2017 ini. Hingga menampilkan bintang tamu papan atas untuk mejaring pengunjung menikmati malam tahun baru di lokasi yang telah disulap dengan wah. Hasilnya, tempat-tempat seperti itu selalu penuh sesak dengan pengunjung.

Namun, tak sedikit juga yang tidak memiliki agenda secara khusus menjelang pergantian tahun ini. Atau memang menyengaja tidak ikut merayakan tahun baru ini dikarenakan banyak hal. Karena merayakan tahun baru juga memunculkan perbedaan pendapat tersendiri akhir-akhir ini.

Hal ini selain tak lepas dari banyaknya kegiatan di malam tahun baru yang identik dengan kegiatan hura-hura, tak sesuai dengan nilai-nilai budaya timur, banyak kegiatan tak bermanfaat, cenderung berlebih-lebihan, juga dikaji tidak sesuai dengan nilai syariat.

Apalagi sebagian ulama berpendapat tentang tidak bolehnya tasyabuh atau meniru budaya dari orang-orang non muslim. Dimana perayaan tahun baru yang merupakan perayaan pergantian tahun Masehi dinisbatkan bukan merupakan ajaran Islam. Hal ini membuat perayaan tahun baru semakin dikritisi dari banyak sisi. 

Meski begitu, sebagian mengambil jalan pertengahan dengan mengisi pergantian tahun dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Misalnya, mengisi dengan berzikir bersama di masjid, mengadakan kegiatan muhasabah atau instropeksi diri, juga diskusi akhir tahun sebagai refleksi diri atau lembaga. Sebuah alternatif yang seringkali dipilih agar ada acara yang lebih bermanfaat. 

Tahun ini, bagi yang memilih kegiatan tahun barunya di rumah atau tidak merayakan tahun baru, ada alternatif lain yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah melalui pergantian Malam Tahun Bersama Ustadz Abdul Somad.

Ustadz kondang yang akhir-akhir ini menjadi sorotan dan perbincangan khalayak ramai. Baik pesona dakwahnya yang luar biasa, keilmuannya yang mendalam, kerendahan hati dan penampilannya, hingga kontroversi atas penolakan ceramah dan dakwahnya di Pulau Bali dan Hongkong.

Dikabarkan dari beberapa hari ini bahwa Ustadz Abdul Somad akan memberikan tausyiah pada malam Tahun Baru 2018 di acara Indonesia Bertasbih yang diselenggarakan oleh TV One. Bahkan Ustadz Abdul Somad sendiri memberikan testimoni melalui videonya yang viral beredar, agar seluruh masyarakat mengikuti acara ini dengan antusias.

Acara penuh nasehat dan nilai-nilai kebiakan ini sendiri akan dimulai tepat pada pukul 21.00 Wib dengan berlokasi di Jakarta Islamic Centre, Jakarta Utara. Tapi menurut keterangan dari M. Agung Izzulhaq, produser dari acara Indonesia Bertasbih ini, Ustadz Abdul Somad tidak menyampaikan tausyiah secara langsung. Melainkan sudah disiapkan rekaman khusus yang memang sudah diambil oleh tim redaksi untuk acara ini.

Selain Ustadz Abdul Somad, Indonesia Bertasbih ini juga akan banyak dihadiri oleh ulama lainnya. Sebagaimana telah tersebar masif di jejaring media sosial, akan hadir secara live Syekh Ali Jaber, KH. Syarif Rahmat, Habib Nabiel Al Musawa, juga Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy) yang film Ayat-Ayat Cinta 2-nya sedang booming di bioskop-bioskop Indonesia. Serta ulama-ulama lainnya yang sudah dipastikan hadir di acara ini.

Tentunya acara Malam Tahun Baru Bersama Ustadz Abdul Somad dan para ulama lainnya ini akan memberikan sentuhan makna tersendiri di akhir Tahun 2017 dalam menyambut pergantian tahun menuju Tahun 2018. Karena setiap kita harusnya bisa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Seperti yang disampaian oleh Rasulullah Saw, bahwanya mereka orang-orang yang beruntung adalah mereka yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Comments

Popular posts from this blog

Idul Fitri di Masa Pandemi: Sebuah Catatan Menyambut Lebaran Tahun 2020

Idul Fitri di Masa Pandemi Idul Fitri di Masa Pandemi: Sebuah Catatan Menyambut Lebaran Tahun 2020 Tentunya akan ada yang berbeda pada Idul Fitri 2020 ini. Tahun ini menjadi tahun yang ditahbiskan penuh dengan perenungan: kehilangan, keikhlasan, kesabaran, dan juga menyisipkan pesan semangat untuk bangkit. Pandemi covid-19 yang mulanya hanya dianggap sebelah mata oleh banyak kalangan, kini menjadi bencana yang telah merengut ratusan ribu jiwa, termasuk di Indonesia. Kasus corona yang pertama kali diumumkan di awal bulan Maret, kini sudah mencapai lebih dari 20.000 pasien positif dan tak kurang dari 1000 nyawa telah direnggut, termasuk diantaranya para petugas medis. Bencana yang tak kalah menyedihkan adalah mulai hilangnya kepercayaan antar elemen bangsa ini. Tagar #IndonesiaTerserah yang trending beberapa waktu terakhir ini menjadi salah satu pertandanya. Betapa tidak, di saat sebagian masyarakat menahan diri berbulan lamanya untuk #StayAtHome, shalat Jumat dan Tarawih di ruma

Puas Liburan di Malang, Oleh-Oleh Khasnya Jangan Lupa Dibawa

Puas Liburan di Malang, Oleh-Oleh Khasnya Jangan Lupa Dibawa Nama Malang kini kian ngehits. Bukan hanya sebagai tujuan liburan, tapi banyak juga yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang ada di salah satu kota di Jawa Timur. Nggak heran jika kini jadwal pesawat ke Malang terus bertambah. Peningkatan jumlah penerbangan juga membuka kesempatan besar perang harga, yang membuat tiket ke Malang menjadi lebih murah. Apapun tujuanmu, kurang pas rasanya jika pulang tanpa membawa oleh-oleh khas kota Malang yang punya banyak macam! Malang Strudel sumber: myjavastrudel Termasuk pioner oleh-oleh artis kekinian, camilan berbahan utama pastry ini dimiliki oleh Teuku Wisnu. Kue berlapis yang berasal dari Austria ini dimodifikasi sedemikia rupa sehingga citarasanya cocok untuk lidah orang Indonesia. Bukan hanya isian apel saja, kini kamu bisa memilih varian lainnya seperti pisang, nanas, cokelat, hingga stroberi. Kemasannya yang praktis dan modern pun nggak akan menyu

Generasi Zaman Now, Ini Pesan Ketua MPR RI di Acara "Ngobrol Bareng MPR RI dengan Netizens Lampung"

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan | Dokumentasi @henipuspita29 Hai kids zaman now and zaman old! Apa sih yang biasa kamu lakukan di Minggu malam setiap pekannya? Pasti jawabannya beda-beda. Mungkin ada yang nonton tivi sambil istirahat setelah lelah seharian jalan-jalan, mungkin ada yang ngerjain PR yang belum selesai karena keasyikan nyantai saat week end , atau lagi main game Mobile Legend yang lagi ngetren itu? Hee. Nah, berbeda dengan pekan-pekan sebelumnya, Minggu malam kemarin (19/11/2017) adalah hari yang spesial untuk netizen Lampung. Apa pasal? Karena hari itu ada acara "Ngobrol Bareng MPR RI dengan Netizens Lampung" bertempat di Swiss-Belhotel pada pukul 18.00 - 21.00 WIB. Ada pesan penting loh yang disampaikan Bapak Ketua MPR RI kita buat generasi zaman now . Simak yuks ceritanya. Acara ini didahului dengan registrasi peserta, yang digawangi mbak Novi yang unyu. "Ayo taro sini amplopnya, serasa kondangan deh..," ujarnya lucu menyambut kami.