Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2020

Idul Fitri di Masa Pandemi: Sebuah Catatan Menyambut Lebaran Tahun 2020

Idul Fitri di Masa Pandemi: Sebuah Catatan Menyambut Lebaran Tahun 2020

Tentunya akan ada yang berbeda pada Idul Fitri 2020 ini. Tahun ini menjadi tahun yang ditahbiskan penuh dengan perenungan: kehilangan, keikhlasan, kesabaran, dan juga menyisipkan pesan semangat untuk bangkit. Pandemi covid-19 yang mulanya hanya dianggap sebelah mata oleh banyak kalangan, kini menjadi bencana yang telah merengut ratusan ribu jiwa, termasuk di Indonesia.

Kasus corona yang pertama kali diumumkan di awal bulan Maret, kini sudah mencapai lebih dari 20.000 pasien positif dan tak kurang dari 1000 nyawa telah direnggut, termasuk diantaranya para petugas medis. Bencana yang tak kalah menyedihkan adalah mulai hilangnya kepercayaan antar elemen bangsa ini. Tagar #IndonesiaTerserah yang trending beberapa waktu terakhir ini menjadi salah satu pertandanya.

Betapa tidak, di saat sebagian masyarakat menahan diri berbulan lamanya untuk #StayAtHome, shalat Jumat dan Tarawih di rumah, tiba-tiba muncul berbagai gambar d…

Bulan Berkah dan Malam-malam Wabah

Bulan Berkah dan Malam-malam Wabah

Ada resah yang singgah.
Kala malam-malam wabah datang dengan pongah.
Menyerang dengan garang jutaan nafas kehidupan dari segala arah.
Ratusan ribu nyawa rebah dalam kantong jenazah, lalu terkubur tanah merah.
Sementara di kejauhan, suara ratapan pecah berbalut tatapan mata yang basah.

Ada resah yang singgah.
Kala bulan berkah terusik tragedi yang kini menjadi pandemi.
Tak lagi kulihat masjid yang biasanya ramai dengan suara anak-anak kecil berlari.
Tak lagi kudengar sahut-menyahut suara mengaji dari surau-surau yang berlomba melantunkan ayat suci.
Semua diam terkunci rapat dalam masa karantina mandiri.
Mengasingkan diri dari keramaian agar pandemi ini segera mati.

Dan matahari terus mendaki, membawa hari-hari berlalu tanpa ragu.
Menyisakan pucuk rindu yang belum tuntas bertemu hingga penghujung waktu: pada Ramadhan yang sedang bertamu.
Hari ini, tak terasa malam terakhir datang berkabar: tamu agung itu akan kembali berlayar.
Mengangkat jangkar dari dermaga dahaga t…

Belajar Seru, Semangat Kembali Menggebu

Belajar Seru, Semangat Kembali Menggebu
Well, akhirnya menulis lagi. Setelah sekian lama. Dan seperti kembali dejavu, karena dulu pernah juga berujar seperti ini. Tapi ya tak apa, semua tetap membutuhkan waktu untuk kembali belajar. Lagi dan lagi. Tanpa kata menyerah dan putus asa.

Tak punya waktu selalu menjadi alasan klasik. Atau takut fokus nanti terbagi karena memang ada aktivitas lain yang tampaknya lebih utama. Tapi lagi-lagi, seharusnya menulis justru menjadi cara tersendiri untuk melemaskan otot-otot pikiran yang terlalu lama berkutat pada hal yang sama. Atau semacam kanvas yang mampu menuangkan warna-warna yang ada di dalam kepala, yang sudah terlalu penuh dengan segala isi rupa dunia. Pelan namun pasti, seperti ada kesimpulan yang sama. Menulislah, sesibuk apapun kamu di sana. Menulislah tanpa perlu diminta.

Kesempatan ini kembali datang saat Tapis Blogger kembali mengadakan KulWapp alias kuliah melalui media WhatsApp. Media sosial yang sekarang menjadi andalan untuk belaja…