Skip to main content

Posts

Menulis Itu Asyik!

Pertama, menulis. Kedua, menulis. Ketiga, menulis.”
Kalimat di atas adalah jawaban dari seorang pemateri, atas pertanyaan, “Bagaimana caranya menjadi seorang penulis hebat?” Pertanyaan yang muncul dari seorang peserta saat saya pertama kali mengikuti Pelatihan Dasar Jurnalistik di sebuah media kampus.
Belasan tahun berlalu, tapi kilasan memori itu tak pernah pergi. Masih saja melekat dalam ingatan dengan kuat. Entah mengapa, jawaban yang tampaknya sangat sederhana itu, menjulangkan makna yang sampai sekarang harus terus didaki untuk mencapai ketinggiannya.
Saya mulai menulis pada saat SMA kelas 2 (dulu belum menggunakan kelas 11). Masih berbentuk tulisan tangan dalam buku agenda harian. Tapi tulisan itu hanya berbentuk, yang saya sebut, coretan. Buku yang saya sendiri lupa dimana menyimpannya. 
Saya sendiri tak pernah bermimpi menjadi penulis hebat. Hanya ingin bisa menulis dengan baik dan melahirkan karya yang bermanfaat. Saya yakin, jika semua proses dan latihan menulis dilakukan …

“Dunia Terbalik” Sapardi Djoko Damono dalam Kumpulan Cerita “Pada Suatu Hari Nanti”

Sebuah Resensi: “Dunia Terbalik” Sapardi Djoko Damono dalam Kumpulan Cerita “Pada Suatu Hari Nanti”

IDENTITAS BUKU
Judul Buku Pada Suatu Hari Nanti - Kumpulan Cerita
Penulis Sapardi Djoko Damono
Penerbit Penerbit Bentang Pustaka
Cetakan Pertama, Juni 2013
Tebal x + 94 halaman
Genre Fiksi
Harga Rp.49.000,-
PENULIS Sapardi Djoko Damono, atau yang sering dijuluki SDD, lahir di Surakarta, 20 Maret 1940. Sapardi adalah penyair terkemuka Indonesia yang telah menerima banyak penghargaan, seperti Anugerah S.E.A Write Award (1986) dan Penghargaan Achmad Bakrie (2003). Sapardi juga menerima Penghargaan Akademi Jakarta untuk pencapaian di bidang kesusasteraan pada 2012. Salah satu buku yang suda banyak dikenal adalah kumpulan puisi Hujan Bulan Juni (1994). Selain menulisi puisi, Sapardi juga menulis cerita pendek, esai, kolom dan artikel di surat kabar, serta menerjemahkan berbagai karya asing. Ia juga pernah menjadi redaktur majalah Horison, Basis, dan Kalam.
SINOPSIS Buku Kumpulan Cerita ini terdiri dari dua b…

Semester Baru, Semangat Baru, Doa-doa Baru

Semester Baru, Semangat Baru, Doa-doa Baru - Semester baru, semangat baru, dan bersiap menulis cerita yang berbeda. Hari yang baru di Bimbel Hafara ini diawali dengan Raker (Rapat Kerja) Tentor, untuk mempersiapkan semangat dan memadukan tekad memberikan yang terbaik untuk siswa-siswi Hafara di semester genap tahun 2018.
Spesialnya, banyak rekan kerja yang bertambah, bagai kedatangan warna-warna yang membuat suasana kerja kian indah. Sahabat jadi makin banyak, dan silahturahmi pun kian erat saat Manajer SDM kami, memperkenalkan mereka di pembuka acara.
Tapi di sisi lain, ada juga haru yang membiru, karena seorang rekan lama harus berpamitan. Bukan, bukan karena tak mau membersamai,  tapi jatah waktu untuk bersama dari-Nya, sampai disini. Ya, dia adalah Kepala Cabang Hafara Wolter Monginsidi, Luvian Hendri.
Tapi jangan khawatir, kita hanya dipisahkan tempat bekerja saja kok. Karena sejatinya sebuah persahabatan memang tak akan pernah usai, meski masa kerja kita telah selesai. Ya gak, k…

Memilih Menjadi Abdi Negara

Memilih Menjadi Abdi Negara - Kami, lulusan Tes CPNS untuk pemerintah daerah tahun 2014, adalah angkatan terakhir sebelum moratorium penerimaan PNS diberlakukan. Sudah hampir 4 tahun sebelum akhirnya beredar informasi bahwa akan dibuka kembali rekrutmen Tes CPNS pada bulan Februari atau Maret 2018.
Rasanya sudah rindu untuk punya "adik kelas" di kantor. Begitu jika sedang punya waktu senggang dan mengontrol santai dengan teman-teman satu angkatan. Karena sampai sekarang, kami ini yang paling muda. Junior dari sisi usia menjadi seorang abdi negara. Gak enak kelamaan jadi anak bungsu.
Oya, sebelumnya, bulan-bulan akhir 2017 kemarin, sudah dibuka untuk penerimaan CPNS kementerian. Informasinya, akan dibuka ratusan ribu kursi untuk tahun ini. Mayoritas diperuntukkan bagi CPNS Daerah, dan lainnya CPNS kementerian. Semoga segera terlaksana, karena itu berarti kami akan segera punya "adik".
Bagi masyarakat luas, menjadi PNS menjadi salah satu profesi yang dianggap prestise. …

Cinta Dalam Setangkai Mawar Yang Patah

Cinta, jejak rindu tanpa rasa. ruang mesra yang hampa.
Kulukis ia dengan air mata. Kusimpan pada setangkai mawar dibalik punggung, Biarkan durinya munusuk; perih menyerpih.
Ia, yang kutikam berulang kali dengan belati; agar mati, tapi tetap tak bisa. Sia-sia saja.

*** Mataku nanar menatap pigura coklat di sudut meja segi empat tempatku biasa membaca. Aku terdiam sejenak. Menatap potret yang ada di dalamnya. Mengenang kisah lama yang ada di sana. Kisah dalam sendu yang basah.
Tanpa sadar, titik kristal bening mulai menggenang tipis di sudut mataku. Menggumpal. Lalu menggantung tak tertahan. Hingga akhirnya kubiarkan ia jatuh menumpahkan rindu. Dalam diam, dalam isak. 
Seperti gerimis di luar sana. Rintik airnya adalah isyarat perjumpaan. Tentang langit yang merindu akan bumi. Meski tak berjumpa dalam sentuhan, ia mengirimkan pesan lewat tetesan.

*** Sebenarnya, perjumpaan dengannya bukanlah sebuah kesengajaan. Laki-laki mengesankan yang tak kukenal itu. Meski aku percaya, tulisan takdir telah…

10 Tips Sukses Lulus Tes CPNS 2018

10 Tips Sukses Lulus Tes CPNS 2018 - Adakah yang bermimpi menjadi abdi negara, especially PNS pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota), berseragam kuning khaki di setiap apel mingguan atau mengenakan batik Korpri di hari-hari besar nasional? Jika iya, tips sukses lulus Tes CPNS 2018 ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman. Tapi jika tidak, mungkin bisa teman-teman bagi dan rekomendasikan kepada sahabat atau kerabat yang membutuhkan.
Sesuai dengan informasi yang berkembang di media, setelah mengadakan rekrutmen besar-besaran untuk kebutuhan PNS kementerian di tahun 2017, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur menyatakan pemerintah akan kembali membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018, khususnya untuk kebutuhan pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota.
Tentunya ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin berkiprah mengabdikan diri pada negara untuk bisa mengikuti seleksi Tes CPNS tahun 2018 ini. Sebagai informasi …

Ayat-Ayat Cinta 2: Kamu Pilih Aisha atau Hulya?

Ayat-Ayat Cinta 2: Kamu Pilih Aisha atau Hulya - Mengulang sukses pemutaran film Ayat-Ayat Cinta 1 pada sembilan tahun yang lalu, sequel-nya, Ayat-Ayat Cinta 2, menggebrak panggung perfilman nasional dengan sangat meyakinkan di pekan perdananya. 
Satu juta penonton diraih pada penayangan hari ke-5. Sungguh prestasi luar biasa dari film yang disutradarai Guntur Soehardjanto ini. Sejumlah artis papan atas pun turut meramaikan film ber-genre romansa relijius ini.
Film yang sarat dengan nilai kemanusiaan ini banyak dibekali quote yang menggugah dan membangun jiwa. Misal, “Hal yang paling layak untuk dicintai adalah cinta itu sendiri, dan hal yang paling layak dibenci adalah kebencian itu sendiri,” ucapan Fahri, mengutip Syaikh Said Nursi. Atau saat Fahri harus pindah dari Universitas Edinburg, “Kadang kita harus mundur sedikit, untuk bisa melompat lebih jauh.”
Dibuka apik dengan potongan adegan pengeboman warga Palestina oleh pesawat tempur Israel, film ini seperti mendapatkan "berka…